Berita

AsiaRuss Ambil Langkah Nyata Pertama untuk Membangun Jembatan Pariwisata antara Rusia dan Indonesia

4 Juni 2024, Jakarta

Pendiri dan Direktur Utama AsiaRuss, Irina Latushkina, telah mengambil langkah konkret pertama menuju misi ambisius perusahaan: membuka Rusia bagi wisatawan Indonesia. Dalam diskusi meja bundar yang produktif bersama ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) di Jakarta, Latushkina meletakkan dasar bagi perjalanan transformatif dalam pengembangan pariwisata masuk Rusia.
Kami memulai perjalanan ini dengan langkah-langkah nyata,” ujar Latushkina, menekankan pendekatan praktis AsiaRuss. Bagi dirinya, ini bukan sekadar pertemuan bisnis biasa: Jakarta sudah menjadi semacam rumah kedua setelah lebih dari empat tahun hidup antara Rusia dan Indonesia. “Ini bukan kali pertama saya ke Jakarta, jadi saya tidak memerlukan dukungan khusus dari misi dagang untuk datang ke sini,”ungkapnya.“Kami beruntung dapat menjalin kemitraan lokal yang solid bersama Manna Indonesia Group, yang menangani seluruh aspek organisasi, sehingga kami dapat fokus sepenuhnya pada pembangunan koneksi yang bermakna.
Sesi penuh energi yang berlangsung di The Acre ini mempertemukan lebih dari 15 pelaku utama industri perjalanan Indonesia yang mewakili lingkaran inti ASITA—pemain kunci yang secara kolektif memengaruhi sebagian besar pasar pariwisata luar negeri Indonesia. Namun, ini bukan sekadar pertemuan bisnis biasa. AsiaRuss hadir dengan misi untuk mengubah cara pandang.
“Kami tidak hanya bicara bisnis – kami merombak persepsi,” ungkap Irina.
Selain diskusi seputar paket tur dan logistik, AsiaRuss secara aktif membongkar stereotipe tentang Rusia sebagai destinasi wisata.
Tidak hanya menyuguhkan jalur wisata populer seperti Moskow dan St. Petersburg, tetapi juga menyoroti keberagaman Rusia — dari infrastruktur ramah halal di wilayah mayoritas Muslim seperti Tatarstan, Dagestan, dan Chechnya, hingga keajaiban alam menakjubkan seperti Danau Baikal dan Kamchatka.
Reaksi langsung dari para pelaku industri sangat menggembirakan, dengan beberapa biro perjalanan menyatakan minat untuk mengembangkan paket tur percobaan. Sambutan antusias ini menjadi validasi atas pendekatan bertahap dan strategis yang diterapkan AsiaRuss dalam membangun pasar secara berkelanjutan.

Untuk tahun pertama operasionalnya, perusahaan menetapkan target realistis: menyambut 1.000 wisatawan Indonesia, terutama ke Moskow dan St. Petersburg. Fase awal ini akan berfungsi sebagai riset pasar penting.
“Ada begitu banyak tempat luar biasa di Rusia yang ingin kami perkenalkan kepada masyarakat Indonesia,” jelas Latushkina.

“Namun jika kami ingin membangun bisnis jangka panjang yang berkelanjutan, kami harus bergerak secara hati-hati, dengan memperhatikan preferensi wisatawan Indonesia — baik itu wisata halal, pengalaman mewah, maupun peluang berbelanja.”
Jika masa uji coba ini berjalan sukses, AsiaRuss berencana melakukan ekspansi besar-besaran pada tahun kedua, dengan target pertumbuhan sepuluh kali lipat serta memperluas penawaran ke wilayah mayoritas Muslim di Rusia dan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Pertemuan di Jakarta ini menandai awal dari perjalanan yang menjanjikan. Dengan memadukan kedekatan pribadi Irina Latushkina dengan Indonesia dan pendekatan inovatif AsiaRuss dalam pariwisata, perusahaan ini siap menjadi jembatan utama antara dua budaya yang beragam dan menakjubkan.
“Rusia memiliki peluang tak terbatas bagi wisatawan Indonesia — dan kami hanya membantu membuka pintunya,” — Irina Latushkina.
Made on
Tilda